Berguna,
Beberapa minggu ini dipikiran terngiang-ngiang tentang kata ini.
Semua orang pasti ingin hidupnya berguna, berguna berasal dari kata guna dan imbuhan ber yang dalam kamus besar bahasa Indonesia bearti berfaedah, bermanfaat, mendatangkan kebaikan.
Sejahat-jahatnya seseorang, seseorang itu bisa saja jahat dimata yang satu tetapi baik dimata yang lain. Contohnya Robin Hood yang dianggap perampok bagi kalangan bangsawan tetapi dianggap pahlawan bagi kalangan rakyat jelata yang serba kekurangan (seperti dari arti dalam kamus besar bahasa Indonesia "mendatangkan kebaikan").
Seorang anak dibiayai orang tua belajar di sekolah pun agar anak tersebut berguna, mula-mula berguna bagi dirinya sendiri ia dapat menulis, membaca, berhitung dan memiliki teman. Setelah itu berguna bagi keluarga, dengan dapat mencari pekerjaan yang baik dan memiliki ahlak yang terpuji dan akan sangat terpuji bila anak tersebut pun berguna bagi bangsa dan negara.
Sekarang ini (tidak semua) seseorang disebut berguna bila ia masih dalam umur produktif, atau dapat menghasilkan uang. Bila dilihat dari arti katanya pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena tidak hanya uang yang mendatangkan kebaikan.
Seorang Konfusius yang terkenal akan kebijaksanaanya saat ia di anggap tidak berguna oleh orang yang kepadanya Konfusius mengabdi ia menjadi kehilangan arah, berpindah dari satu kota ke kota yang lain... beruntung dalam perjalanannya ia menggunakan kepandaiannya dan pengertiannya tentang kehidupan untuk mengajar sehingga ia menemukan kembali bahwa dirinya berguna.
Hal inilah yang sering digunakan untuk "menyingkirkan" seseorang dalam sebuah struktur, sebuah hal yang berjenjang, yang kepadanya orang berlomba-lomba.. dengan membuat seseorang tersebut "tidak berguna".
Miris, bila kalian tahu bahwa Bagi seorang pria, berguna adalah sebuah penghargaan, sebuah kebanggaan.
Keputusan kita, ucapan kita, tindakan kita pikirkanlah itu terlebih dahulu agar jangan sampai membuat seseorang atau orang banyak menjadi merasa tidak berguna.
Beberapa minggu ini dipikiran terngiang-ngiang tentang kata ini.
Semua orang pasti ingin hidupnya berguna, berguna berasal dari kata guna dan imbuhan ber yang dalam kamus besar bahasa Indonesia bearti berfaedah, bermanfaat, mendatangkan kebaikan.
Sejahat-jahatnya seseorang, seseorang itu bisa saja jahat dimata yang satu tetapi baik dimata yang lain. Contohnya Robin Hood yang dianggap perampok bagi kalangan bangsawan tetapi dianggap pahlawan bagi kalangan rakyat jelata yang serba kekurangan (seperti dari arti dalam kamus besar bahasa Indonesia "mendatangkan kebaikan").
Seorang anak dibiayai orang tua belajar di sekolah pun agar anak tersebut berguna, mula-mula berguna bagi dirinya sendiri ia dapat menulis, membaca, berhitung dan memiliki teman. Setelah itu berguna bagi keluarga, dengan dapat mencari pekerjaan yang baik dan memiliki ahlak yang terpuji dan akan sangat terpuji bila anak tersebut pun berguna bagi bangsa dan negara.
Sekarang ini (tidak semua) seseorang disebut berguna bila ia masih dalam umur produktif, atau dapat menghasilkan uang. Bila dilihat dari arti katanya pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena tidak hanya uang yang mendatangkan kebaikan.
Seorang Konfusius yang terkenal akan kebijaksanaanya saat ia di anggap tidak berguna oleh orang yang kepadanya Konfusius mengabdi ia menjadi kehilangan arah, berpindah dari satu kota ke kota yang lain... beruntung dalam perjalanannya ia menggunakan kepandaiannya dan pengertiannya tentang kehidupan untuk mengajar sehingga ia menemukan kembali bahwa dirinya berguna.
Hal inilah yang sering digunakan untuk "menyingkirkan" seseorang dalam sebuah struktur, sebuah hal yang berjenjang, yang kepadanya orang berlomba-lomba.. dengan membuat seseorang tersebut "tidak berguna".
Miris, bila kalian tahu bahwa Bagi seorang pria, berguna adalah sebuah penghargaan, sebuah kebanggaan.
Keputusan kita, ucapan kita, tindakan kita pikirkanlah itu terlebih dahulu agar jangan sampai membuat seseorang atau orang banyak menjadi merasa tidak berguna.
Komentar
Posting Komentar