Langsung ke konten utama

Berdoa

Kis 10 : 1- 4
"Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia. Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah. Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk kerumahnya dan berkata kepadanya: "Kornelius!" Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau...".

Yang baru kita baca adalah kisah mengenai Kornelius. Ia bukan seorang Yahudi juga bukan penganut agama Yahudi, tetapi kagum dengan Allahnya orang Yahudi, barangkali ia sering mendengar cerita dari orang-orang Yahudi tentang Allah mereka yang maha hebat yang sepanjang sejarah melakukan berbagai macam mujizat.

Meskipun bukan seorang Yahudi atau penganut agama Yahudi, tetapi Kornelius suka berdoa kepada Allah dan akhirnya Malaikat mewakili Tuhan Allah tampak dan berkata kepadanya: "semua doa juga sedekahnya sudah diingat oleh Tuhan", hal ini menunjukkan bahwa siapapun yang berdoa asal tulus kepada Tuhan, itu Tuhan dengar dan ada waktuNya Tuhan mengabulkan doanya itu.

Semua doa yang dipanjatkan kepada Tuhan dengan keyakinan Tuhan dengar, Tuhan akan catat. Hanya saja jawabanNya belum tentu persis sesuai waktunya menurut yang mendoakannya itu, tetapi pasti ada upah bagi orang yang suka berdoa.

Doa adalah berbicara kepada Tuhan dengan sengaja dan dengan alasan tertentu atau jelas.

Jadi bila seseorang berkata ia berdoa tetapi tidak berbicara kepada Tuhan, itu bukan doa. Seseorang yang berbicara kepada Tuhan namun tidak secara sengaja pun bukan berdoa. Seseorang yang berbicara dengan Tuhan dengan sengaja tapi tidak dengan alasan tertentu atau jelas pun bukan berdoa. Berdoa adalah berbicara kepada Tuhan dengan sengaja dan dengan alasan tertentu atau jelas.

Berdoa itu indah sekali, sebab dalam berdoa banyak makna yang terkandung didalamnya :
1. Berdoa menunjukkan keyakinan seseorang kepada Tuhan.
Sulit mengukur seseorang itu yakin atau tidak kepada Tuhan kalau ia tidak suka berdoa, seseorang berdoa menunjukkan  keyakinannya kepada Tuhan.
2. Berdoa menunjukkan kerendahan hati.
Seseorang tidak bisa berdoa kepada Tuhan bila memposisikan dirinya sebagai yang setara atau lebih tinggi dari Tuhan. Seseorang yang berdoa, ia harus memposisikan dirinya sebagai yang paling rendah, sebab ia adalah seorang pemohon. Jadi jika kita berdoa menunjukkan kerendahan hati kita maka bila seseorang jarang berdoa akan sulit untuk memprediksi apakah seseorang rendah hati dihadapan Tuhan.
3. Berdoa menunjukkan keberanian.
Doa itu menunjukkan keberanian kita, berani tidak kita mengungkapkan perasaan kita, mau kita. Oleh sebab itu Tuhan katakan "Jadilah seperti perkataanmu itu.". Bila kita tidak berkata-kata maka tidak akan jadi apapun. Apa yang kita katakan kepada Tuhan, Tuhan pegang.

Namun bila kita berdoa tidak boleh asal-asalan, kalau kita berdoa mesti benar sikapnya.
Misalnya :
1. Matius 6 : 5 - 6 "Jangan Pamer".
Usahakanlah doa kita itu tidak menjadi perhatian orang lain. Misalnya kata-katanya lah, sikap kita lah, gaya kita lah. Termasuk meskipun itu mewakili orang kebanyakan, contoh : doa sebelum persembahan atau sesudah persembahan, jangan sampai karena suaranya dianeh-anehin, dibeda-bedain, intonasinya... menarik perhatian orang sehingga sulit diaminkan orang yang lain karena memikirkan sih pendoa. Doa itu tidak untuk menarik perhatian orang, tetapi perhatian Tuhan".
2. Matius 6 : 7 - 8 "Tidak bertele-tele".
Tidak suka sok mengajar-ajari Tuhan, tidak menyebutkan kata berulang-ulang tapi tidak dengan keyakinan. Jangan seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah.
3. 1 Petrus 4 : 7 "Tidak Emosional".
Meskipun dalam keadaan sulit tetap kita berdoa dalam keadaan tenang. Jangan gedebak-gedebuk berbicara dengan Tuhan, juga jangan kasar. Markus 4 : 38 "Pada waktu itu Yesus sedang tidur diburitan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" ", murid-murid berbicara kepada Tuhan tetapi dengan kasar, ini adalah contoh ucapan yang tidak elok kepada Tuhan, betul mereka sedang susah tapi kalau bicara dengan Tuhan harus tetap tenang.
4. Yakobus 4 : 2 - 3 "Tidak untuk memuaskan hawa nafsu".
Contoh: "Tuhan aku dihina olehnya Tuhan, ia menolak aku dan melecehkan aku Tuhan, buat ia tidak memiliki pasangan selamanya Tuhan karena telah melecehkan aku". Betul kalimat diatas adalah sebuah doa, karena berbicara dengan sengaja kepada Tuhan dan dengan alasan tertentu atau jelas, tetapi motifnya keliru, mengajak Tuhan untuk membalaskan.
5. "Tidak sambilan".
Berdoa ya berdoa, yang lain ya yang lain, jangan saat berdoa tetapi melakukan hal lain. Berdoa ya berdoa tidak boleh sambilan, hormati Tuhan. Berdoa sambilan sama saja saat anda berkata dengan seseorang tetapi ia tidak memperhatikan anda dan sibuk dengan hal lain. Bila terburu-buru lebih baik akhirnya doanya dengan cepat dari pada sambilan, sebab yang kita hadapai ini Raja Semesta Alam, Allah yang Maha Kuasa.



Sumber : Khotbah Pdt. Poltak Sibarani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keteguhan Hati

Photo by eberhard 🖐 grossgasteiger on Unsplash Dua orang kakek yang sudah lama tidak bertemu membuat janji bertemu di depan sekolah tempat di mana mereka pernah menuntut ilmu. Kira-kira sudah 30 tahun mereka tidak pernah bertemu, dahulu mereka adalah teman yang sangat akrab. Pada pertemuan itu mereka saling memuji tentang apa yang mereka telah capai, tetapi kemudian mereka berdua terdiam lalu menangis. Kakek yang seorang pengusaha berkata kepada sahabat-nya : "Pada akhirnya diusia yang sudah tua ini dan dengan harta yang sangat banyak ini, aku masih iri denganmu yang terus setia melayani Tuhan, yang memikirkan keadaan melampaui  yang sementara ini.". Lalu kakek yang lain pun menjawab : "Aku pun iri dengan mu, yang tidak perlu bersusah payah untuk memikirkan makan apa keluarga ku esok hari." Pada akhirnya apapun yang kita lakukan akan dipertanyakan, baik oleh diri kita sendiri maupun orang lain, baik di dunia ini maupun di akhirat nanti. Lalu bagaimana agar apa yan...

Hari pertama di AVC Depok

 Yup, AVC Depok !!! Tadi dijalan waktu pulang dari kantor kepikiran untuk mengabadikan hari pertama di AVC Depok,  mengapa diabadikan ? karena mungkin moment-moment disana mau gw ingat lagi soalnya menurut gw ikut dalam AVC Depok adalah sebuah perjuangan. Buat yang belum tahu AVC Depok itu apa, AVC Depok adalah singkatan dari Autodidact Violin Community, komunitas Biola yang berada di Depok tepatnya Perpustakan UI. Untuk informasi AVC Depok disearch di google aja ya banyak kok infonya.. atau kunjungin aja webnya disini http://depok.avc.web.id/ Oke balik lagi, sebenarnya sebelum ikut AVC Depok gw pernah private gitu di Taman Suropati nga lama sih... kira-kira 1 bulan lebih, setelah itu vakum gitu nga kesana-sana lagi... biola jarang dimainin dan kalo dimainin juga cuma tangga nada aja sama lagu-lagu suzuki book 1, selama berbulan-bulan tuh begitu terus kira-kira 1 tahun deh.. (itu mah bukan berbulan-bulan jun hahaha, *biar berasa sebentar). Nah dimasa kegelapan itu se...

Nuja

Tak ada hati yang lebih besar dari hati orang-orang yang walaupun tidak salah tetapi meminta maaf, yang walaupun dihina tetapi terus menolong, yang walaupun disakiti tetapi terus mengasihi. Tak ada jiwa yang lebih kuat dari jiwa orang-orang yang walaupun susah tetapi pantang menyerah, yang walaupun lemah tetapi tak pernah pasrah, yang walaupun jatuh tetapi tak pernah mengeluh. Kepadanya pertolongan Allah akan turun seperti hujan yang pernah menenggelamkan bumi. Sehingga gempar seluruh ciptaanNya.