Langsung ke konten utama

Angin

Hi Angin, kamu dimana?

Tak seorang pun tahu kamu dari mana
Tak seorang pun tahu kamu akan ke mana

Aku kira di dalam kesunyian kamu ada
Sampai kegundahan datang menghampiriku diam-diam

Aku kira di dalam keramaian kamu ada
Sampai sepi menyelimuti diri, berteriak-teriak kamu tidak menjawab


Yang ku minta hanya satu kepada Sang Pencipta

Bisikan namaku di dalam hatimu
Bisikan namaku di dalam hatimu
Bisikan namaku di dalam hatimu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari pertama di AVC Depok

 Yup, AVC Depok !!! Tadi dijalan waktu pulang dari kantor kepikiran untuk mengabadikan hari pertama di AVC Depok,  mengapa diabadikan ? karena mungkin moment-moment disana mau gw ingat lagi soalnya menurut gw ikut dalam AVC Depok adalah sebuah perjuangan. Buat yang belum tahu AVC Depok itu apa, AVC Depok adalah singkatan dari Autodidact Violin Community, komunitas Biola yang berada di Depok tepatnya Perpustakan UI. Untuk informasi AVC Depok disearch di google aja ya banyak kok infonya.. atau kunjungin aja webnya disini http://depok.avc.web.id/ Oke balik lagi, sebenarnya sebelum ikut AVC Depok gw pernah private gitu di Taman Suropati nga lama sih... kira-kira 1 bulan lebih, setelah itu vakum gitu nga kesana-sana lagi... biola jarang dimainin dan kalo dimainin juga cuma tangga nada aja sama lagu-lagu suzuki book 1, selama berbulan-bulan tuh begitu terus kira-kira 1 tahun deh.. (itu mah bukan berbulan-bulan jun hahaha, *biar berasa sebentar). Nah dimasa kegelapan itu se...

Asmara Matahari

Kami ada pada mula-mula Diciptakan pada waktu yang sama Hanya bertatap sebentar saja Lalu terpisah untuk selamanya Dia yang diciptakan bersama ku pada mulanya Ternyata tak bisa bersama pada akhirnya Pada setiap putarannya kami saling menatap Tak bicara hanya melihat Syukurlah dia baik-baik saja Apakah layak aku mengadu pada Sang Pencipta Mengapa aku harus melihat dia yang begitu indahnya? Dalam cinta amarahku menyala-nyala Apakah untuk ini diriku ada? Ataukah hidup hanya persinggahan semata? Bila pertemuan hanyalah bayangan Adakah tujuan di balik penantian? Mungkin hidup bukan sekadar cinta yang fana Melainkan perjalanan menuju cahaya Menemukan arti dalam setiap luka Dan merangkai hikmah dari yang tiada. Aku, matahari yang terus menyala Memberi terang bagi semesta Namun tak pernah menyentuh apa yang dicinta. Jika hidupku adalah api abadi Mungkin tujuanku adalah memberi Dan bukan untuk memiliki

Menyembunyikan Dosa

Keberhasilan menaklukan kota besar Yerikho tidak menjamin keberhasilan menaklukkan kota kecil berikutnya yang bernama Ai. Seperti pernikahan harus dipertahankan dan diusahakan; dan seperti keselamatan harus dikerjakan, bidang usaha/bisnis harus diusahakan – demikian juga dengan keberhasilan. Tidak ada jaminan atau 1 kali berhasil tetap berhasil jika tidak evaluasi diri dan berjaga-jaga sambil melihat keadaan. Aplikasinya terlalu luas jika harus membahas satu persatu seperti pernikahan, dagang, pekerjaan, keselamatan. Tapi saya akan narrow it down dalam hal rohani khususnya yang kita lihat dari contoh kasus kemenangan Yosua dan bangsa Israel dalam berperang melawan kota-kota. Mereka pergi melawan orang Yerikho dengan suatu strategi yang dibisikkan Tuhan kepada kapten mereka, Yosua. Kemenangan besar terjadi, bangsa-bangsa gentar, dan dada mereka melembung lebih maju. Kemudian majulah mereka untuk berperang kecil-kecilan melawan kota kecil yang namanya juga sangat kecil. Tetapi, alamak...