Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Menyesal

Manusia diciptakan Allah serupa dan segambar dengan Allah, dalam serupa dan segambar dengan Allah manusia menjadi dapat berkehendak, keberhendakan manusia ini dapat melawan Allah juga dapat seturut dengan Allah. Melawan Allah bila kehendak itu tidak ditundukkan seturut kehendak Allah dan seturut dengan Allah bila kehendak itu ditaklukan kepada kehendak Allah. Dengan manusia jatuh didalam dosa, kehendak manusia berkecenderungan kepada dosa. Untuk itu manusia harus ditebus dari dosa, dengan ditebusnya manusia dari dosa manusia memiliki kemungkinan untuk mengenal Allah. Pengenalan akan Allah ini akan membuat manusia memiliki kesadaran akan hidup yang berkenan kepada Allah, dalam hidup berkenan kepada Allah nilai-nilai atau prinsip hidup manusia berubah. Menyesal adalah respon yang timbul dihati manusia kepada tindakannya/keadaannya terhadap nilai-nilai yang ia junjung tinggi, rasa ini timbul karena tindakan/keadaan tersebut bertentangan atau dibawah standar nilai-nilai yang ia junju...

INTAN

Seorang sannyasi sampai ke perbatasandesa, lalu duduk di bawah sebatang pohon untuk tidur  disana semalaman. Tiba-tiba seorang penduduk desa datang berlari-lari  kepadanya dan berseru : 'Batu itu! Batu itu! Berikan padaku batu permata itu!' 'Batu permata apa?' tanya sannyasi. 'Tadi malam Dewa Shiva menampakkan diri dalam mimpiku,' kata penduduk desa itu. 'Ia berkata kepadaku, jika aku pergi ke perbatasan desa di waktu senja, aku akan bertemu dengan seorang sannyasi. Ia akan memberiku sebuah batu permata. Lalu aku akan menjadi kaya-raya selama-lamanya.' Sannyasi itu merogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah batu. 'Barangkali inilah yang dimaksudkannya,' katanya sambil menyerahkan batu itu kepada penduduk desa. 'Batu ini kutemukan di jalan kecil di hutan beberapa hari yang lalu. Tentu saja Anda boleh memilikinya.' Orang desa memandang batu itu penuh rasa kagum. Batu itu adalah intan. Barangkali intan terbesar di dunia,...

Paskah di Emaus

Yang ingin ku ceritakan ialah cerita yang takkan ku lupakan, hari yang merubah seluruh hidup ku. Waktu itu musim semi, semak-semak mulai tampak setelah sekian lama tertutup salju. Gunung Hebron begitu indah dengan salju yang mulai mencair membasahi gunung-gunung Sion. Salju yang disinari sinar Matahari terlihat lebih putih dari baju baru yang aku gunakan. Tapi kejadian dimusim itu tak seindah apa yang telah ku ceritakan kepadamu tadi. Baru saja musim semi tiba bukan berita baik yang diterima, tetapi berita tentang Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam  kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Mengapa aku membicarakan-Nya? itu karena Ia begitu berbeda. Aku mengenal-Nya dari perkataan-perkataan orang-orang di rumah ibadah, bukan-bukan aku belum mengenal-Nya saat itu, aku hanya tahu sedikit te...

Masuk Team Pembuka

Yeayyyyy masuk team pembuka !!! hmmm harus mulai dari mana ya?? sebenarnya mau nulis yang seneng-seneng, cuma waktu bingung mau mulai dari mana jadi inget hal yang kurang bagus. Waktu itu tepatnya bulan Agustus saat AVC libur 1 minggu dalam rangka perayaan Idul Fitri, minggu itu saya lihat temen main game online seru banget, karena saya suka banget sama yang namanya game... jadi ta coba main, game ini genre-nya mmorpg berantem-berantem gitu seperti dunia kungfu... terdapat 8 perguruan kungfu yang bisa kita pilih antara lain Shaolin, Wudang, Emei, Kaipang (Beggar) dll. Gamenya seru banget... tapi karena terlalu seru jadi menyita waktu... alhasil waktu istirahat dipake buat main game... nah !! kena de, karena keasyikan main saya jadi jatuh sakit. Mulai dari masuk angin sampai mata terasa sakit... sakit terus. Huff seneng sebentar sakitnya sampe sekarang... Gara-gara sakit itu : dikantor nga maksimal, sabtu dipakai  buat istirahat jadi nga bisa latihan bareng di UI deh.. Bers...

Menambah perintah Tuhan

Setelah TUHAN Allah mengambil manusia dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu, TUHAN Allah memberikan perintah ini kepada manusia: "Semua pohon  dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Setelah itu TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjump...

Hal mengikut Yesus

"Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi." Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya." Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku." Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati, tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana." Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku." Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah." (Lukas 9:57-62). Dua Paragraf yang baru kita baca adalah isi perikop dengan jud...

Allah baik

Senin yang lalu, 5 Januari 2015 ada sebuah kejadian yang ingin saya ingat untuk waktu yang lama. Oleh sebab itu kejadian itu saya tulis disini. Pagi itu seperti biasanya saya pergi ke kantor untuk bekerja, saya pergi jam 7 lewat waktu jam kakak saya (jam kakak saya dicepetin 20menitan). Hari itu pagi datang bersama dengan hujan jadi saya telah memakai jas hujan sejak dari daerah Kelapa Gading. Perjalanan berjalan seperti biasanya, mengikuti peraturan lalu lintas, sedikit bernyanyi dan sedikit memikirkan hal-hal yang pernah didengar. Hari itu menjadi berbeda ketika saya belok kanan didepan Stasiun Gambir (depan gedung pramuka), *kreeek kreeek kreeeek krererererek "Yahhhhhh !! rantai lepas..." menepi dipinggir monas trus buka jas hujan..cari handphone trus Whatsapp temen kantor "...titip pesen, rantai saya lepas", setelah itu tetap tenang dan santai berpikir bengkel paling dekat.. yang kepikiran paling deket di abdul muis... trus langsung dorong... nga beberapa jauh...