Kami ada pada mula-mula
Diciptakan pada waktu yang sama
Hanya bertatap sebentar saja
Lalu terpisah untuk selamanya
Diciptakan pada waktu yang sama
Hanya bertatap sebentar saja
Lalu terpisah untuk selamanya
Ternyata tak bisa bersama pada akhirnya
Pada setiap putarannya kami saling menatap
Tak bicara hanya melihat
Syukurlah dia baik-baik saja
Mungkin hidup bukan sekadar cinta yang fana
Melainkan perjalanan menuju cahaya
Menemukan arti dalam setiap luka
Dan merangkai hikmah dari yang tiada.
Syukurlah dia baik-baik saja
Apakah layak aku mengadu pada Sang Pencipta
Mengapa aku harus melihat dia yang begitu indahnya?
Dalam cinta amarahku menyala-nyala
Dalam cinta amarahku menyala-nyala
Apakah untuk ini diriku ada?
Ataukah hidup hanya persinggahan semata?
Bila pertemuan hanyalah bayangan
Adakah tujuan di balik penantian?
Bila pertemuan hanyalah bayangan
Adakah tujuan di balik penantian?
Mungkin hidup bukan sekadar cinta yang fana
Melainkan perjalanan menuju cahaya
Menemukan arti dalam setiap luka
Dan merangkai hikmah dari yang tiada.
Aku, matahari yang terus menyala
Memberi terang bagi semesta
Namun tak pernah menyentuh apa yang dicinta.
Jika hidupku adalah api abadi
Mungkin tujuanku adalah memberi
Dan bukan untuk memiliki
Komentar
Posting Komentar