Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Yairus

Jumat kemarin saat doa malam, salah seorang sahabat gereja membawakan renungan tentang Yairus. Sebuah renungan yang indah tentang hidup seseorang yang percaya kepada Yesus Kristus. Kebiasaan didoa malam adalah sebelum doa akan ada renungan yang dibagikan dan share. Berikut share dari saya tentang Yairus. Markus 5:21-22. "Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu  mengerumuni Dia. Sedang Ia berada ditepi danau, datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup." Seorang ayah yang anaknya sedang sakit hampir mati mencari Tuhan Yesus agar kiranya Tuhan mau meletakkan tangan-Nya kepada anak itu dan anak itu akan sembuh. Saya pikir bila anak itu hampir mati, maka ayah tersebut pasti bur...

Sekelebat Suara

Dengan tidak merendahkan dan menghargai.. ilmu diberi Dengan tidak membesarkan dan mengasihi.. damai diraih Yang kecil membelakangi dan yang besar menutupi Apa lebihnya menjadi yang diketahui? bila harus ada yang tidak diketahui Seorang raja tegak berdiri dan budak berlutut mencium kaki Apa karena menaklukan? atau tidak ada yang dapat ditaklukan!

Potong Tanganmu !

Seorang ayah yang bijaksana memiliki anak yang sangat nakal, di sekolahnya anak ini sering kali berkelahi dengan temannya. Setiap dinasehati ayahnya ia selalu berkata akan berubah, tetapi kenakalan tetap dilakukannya. Suatu hari saat ayah anak itu pulang dari kerjanya ia terkejut karena di rumahnya banyak sekali orang yang berkumpul. Setelah orang-orang tersebut membuka jalan untuk ia masuk, ia melihat seorang pria besar sedang memarahi anak dan istrinya. Ternyata anak tersebut baru saja tawuran dengan anak sekolah lainnya. Tawuran tersebut mengakibatkan tangan anak pria besar itu putus dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pria besar itu berteriak-teriak sambil mengacungkan parang besar ditangannya untuk menuntut balas. Dengan sigap ayah yang bijaksana tersebut merangkul anak dan istrinya dan menarik mereka mundur. Ratusan kata maaf dan permohonan ampun diutarakan ayah tersebut kepada pria besar yang sedang naik pitam, apa daya ia tetap tidak dapat memaafkannya. Akhirnya ayah yang ...

Antre

Beberapa waktu lalu kata "antre" terngiang dikepala, dalam KBBI antre berarti berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran. Di kota Jakarta yang padat dan ramai ini melihat deretan orang yang menunggu untuk dilayani seperti di : pom bensin, rumah makan, bioskop dan toko sudah menjadi hal biasa. Walaupun hal tersebut biasa dilihat, tapi masih banyak yang tidak memahami maksud antre. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana beberapa orang dengan rasa tidak malu atau memang menganggap kelakuannya normal atau sesuai dengan norma-normal masyarakat menggunakan uang, kekuasaan atau kekuatan tidak ikut berderet sesuai urutan datang. Contohnya waktu mama urus KTP, waktu itu aturan pengambilan KTP adalah 2 minggu setelah pengajuan pembuatan/perpanjang, hari itu saya ikut antar mama untuk ambil KTP yang sudah 2 minggu lalu diurus. Sampai disana ternyata KTP tersebut belum dibuat, lalu mama tanya kok belum dibuat... kemudian petugas tersebut baru mengurus KTP t...

Kehilangan nama?

Di salah satu bagian dari buku "Burung Berkicau" karya Anthony de Mello SJ terdapat kisah ber judul  "baiklah,baiklah", berikut kisahnya : Seorang gadis di kampung nelayan hamil di luar nikah, Setelah berkali-kali dipukuli, akhirnya ia mengaku bahwa bapak dari anak yang dikandungnya adalah Guru Zen yang merenung sepanjang hari di dalam kuil di luar desa. Orangtua si gadis bersama banyak penduduk desa beramai-ramai menuju kuil. Dengan kasar mereka menyerbu Guru yang sedang berdoa. Mereka menghajarnya karena kemunafikannya dan menuntut bahwa ia sebagai bapak anak itu wajib menanggung biaya untuk membesarkannya. Jawaban Guru itu hanyalah, 'Baiklah, baiklah.' Setelah orang banyak pergi meninggalkannya, ia memungut bayi itu dari lantai. Ia minta supaya seorang ibu dari desa memberi anak itu makan dan pakaian serta merawatnya atas tanggungannya. Guru itu jatuh namanya...

Kilas Balik Motret

Dah lama nga nge-blog, kali ini gw mau cerita senjarah kenal dengan fotografi. "Perpisahan di Jogja" Disini pertama kali gw disuruh foto temen-temen yang lagi mejeng-mejeng di candi prambanan. "Pernikahan temen" Waktu itu ketemu temen lama dinikahan temen yang lain dia minta gw fotoin pake kamera HP dan ternyata dia suka, trus dia minta tolong untuk liput resepsi pernikahan dia nah disini gw dapet nyobain Canon dengan mode auto (ga sempet oprak-oprek karena kamera dikasih on the spot). "Baduy" May 2016, temen kantor ajak jalan ke Baduy dia punya dua kamera : satu nikon yang lain canon, nah disini gw dipinjemin nikonnya D3100. Gw excited banget deh hahaha maklum ingatan lama yang tertimbun oleh kehidupan game, program dan biola terbuka. Ini beberapa gambarnya : Disini lah awal terpikir untuk punya kamera sendiri dan setelah beberapa bulan akhirnya gw memilih Nikon D7200 jadi partner untuk belajar fotografi. Oh iya Baduy itu indah ...