Beberapa waktu lalu kata "antre" terngiang dikepala, dalam KBBI antre berarti berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran.
Di kota Jakarta yang padat dan ramai ini melihat deretan orang yang menunggu untuk dilayani seperti di : pom bensin, rumah makan, bioskop dan toko sudah menjadi hal biasa.
Walaupun hal tersebut biasa dilihat, tapi masih banyak yang tidak memahami maksud antre. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana beberapa orang dengan rasa tidak malu atau memang menganggap kelakuannya normal atau sesuai dengan norma-normal masyarakat menggunakan uang, kekuasaan atau kekuatan tidak ikut berderet sesuai urutan datang.
Contohnya waktu mama urus KTP, waktu itu aturan pengambilan KTP adalah 2 minggu setelah pengajuan pembuatan/perpanjang, hari itu saya ikut antar mama untuk ambil KTP yang sudah 2 minggu lalu diurus. Sampai disana ternyata KTP tersebut belum dibuat, lalu mama tanya kok belum dibuat... kemudian petugas tersebut baru mengurus KTP tersebut, saat itu ada seseorang ibu berkata kepada mama : "bayar saja 100.000, 1 hari kelar." lalu mama bilang kalau memang harus bayar bilang sebelumnya. Masih banyak contoh dimana makna antre dilalaikan.
Bila direnungkan antre memiliki makna yang indah sekali :
1. Antre mengajarkan untuk kreatif, hal yang membuat banyak sekali orang tidak antre adalah antre memakan waktu, waktu sangat bernilai hingga waktu orang lain kurang dinilai. Untuk orang-orang yang menghargai waktunya dan tetap juga menghargai waktu orang lain perlu kreatif dalam antre, seperti : membaca buku, berkenalan dan berbicara dengan sesama pengantre juga menelepon orang yang sudah lama tidak dilihat dan mendengarkan musik.
2. Antre mengajarkan untuk adil, didalam antre tak peduli anda seorang raja atau pengemis anda mendapatkan hak yang sama.
3. Antre mengajarkan untuk sabar, pasti akan tiba waktunya giliran saya. Didalam sabar terdapat banyak pengertian, untuk sabar akal perlu diberikan pengertian, disini akal perlu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur sehingga memiliki pengertian yang baik.
Kiranya kita dapat mengikuti aturan yang ada dan tetap menghargai orang lain.
Komentar
Posting Komentar