Salah satu faktor penting dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Kecakapan seseorang dalam berkomunikasi seperti; penggunaan kata, gerak tubuh dan intonasi mempengaruhi hubungan kekerabatan antara sang pembicara dan teman bicaranya.
Kata-kata yang memiliki makna ganda atau tidak memiliki maksud yang jelas dalam percakapan, akan menghambat penyampaian maksud yang ingin disampaikan. Salah satu contoh kata yang memiliki banyak arti dan sangat sering digunakan adalah "Terserah".
Kata terserah yang sering dipergunakan dalam keseharian memiliki banyak arti, antara lain: sebuah kepercayaan, keputus-asaan, ketidakpedulian atau luapan emosi. Bila kata terserah benar-benar digunakan dengan positif, maka arti terserah pada penggunaannya adalah "sebuah kepercayaan" yang diberikan, tentu hasil dari sebuah kepercayaan dapat berupa penghargaan atau kekecewaan. Bagaimanapun, inti dari sebuah percakapan adalah hubungan yang lebih baik sehingga baik hasilnya sesuai dengan harapan atau tidak, maka perasaan hati harus tetap baik dan pikiran tidak menyesal.
Bila kita menggunakan kata terserah untuk menjawab pertanyaan tentang : "Mau makan dimana?", "Mau makan apa?", "Mau kemana ?", "Baju putih atau hitam ?" dan pertanyaan-pertanyaan lainnya, maka bertanggungjawablah atas jawabanmu. Jangan setelah mendapatkan hasilnya kamu menyalahkan dia karena pilihannya, atau kamu katakan dia tidak mengerti kamu.
Sikap menyalahkan karena hasil pilihan dari orang yang diberikan kepercayaan dengan kata "terserah" tidak sesuai harapan adalah bentuk negatif dan tidak sesuai dengan semangat menjalin hubungan baik.
Bila kamu terbelenggu dengan pandangan bahwa pilihan mu belum tentu yang dia mau sehingga kamu menanyakan pendapatnya dan ternyata jawabanya adalah "terserah", maka saya sarankan kamu menjelaskan terlebih dahulu mengapa kamu memilih itu sebelum memutuskannya.
Bila kamu adalah orang yang mengatakan "terserah" untuk pertanyaan yang diberikan dia, maka jangan bertengkar karena masalah warna, enak atau tidak enak, nyaman atau tidak nyaman, dan hal-hal lainnya.
Sadari maksud utama kamu berteman, bersahabat, berpacaran atau berkeluarga.
Kata-kata yang memiliki makna ganda atau tidak memiliki maksud yang jelas dalam percakapan, akan menghambat penyampaian maksud yang ingin disampaikan. Salah satu contoh kata yang memiliki banyak arti dan sangat sering digunakan adalah "Terserah".
Kata terserah yang sering dipergunakan dalam keseharian memiliki banyak arti, antara lain: sebuah kepercayaan, keputus-asaan, ketidakpedulian atau luapan emosi. Bila kata terserah benar-benar digunakan dengan positif, maka arti terserah pada penggunaannya adalah "sebuah kepercayaan" yang diberikan, tentu hasil dari sebuah kepercayaan dapat berupa penghargaan atau kekecewaan. Bagaimanapun, inti dari sebuah percakapan adalah hubungan yang lebih baik sehingga baik hasilnya sesuai dengan harapan atau tidak, maka perasaan hati harus tetap baik dan pikiran tidak menyesal.
Bila kita menggunakan kata terserah untuk menjawab pertanyaan tentang : "Mau makan dimana?", "Mau makan apa?", "Mau kemana ?", "Baju putih atau hitam ?" dan pertanyaan-pertanyaan lainnya, maka bertanggungjawablah atas jawabanmu. Jangan setelah mendapatkan hasilnya kamu menyalahkan dia karena pilihannya, atau kamu katakan dia tidak mengerti kamu.
Sikap menyalahkan karena hasil pilihan dari orang yang diberikan kepercayaan dengan kata "terserah" tidak sesuai harapan adalah bentuk negatif dan tidak sesuai dengan semangat menjalin hubungan baik.
Bila kamu terbelenggu dengan pandangan bahwa pilihan mu belum tentu yang dia mau sehingga kamu menanyakan pendapatnya dan ternyata jawabanya adalah "terserah", maka saya sarankan kamu menjelaskan terlebih dahulu mengapa kamu memilih itu sebelum memutuskannya.
Bila kamu adalah orang yang mengatakan "terserah" untuk pertanyaan yang diberikan dia, maka jangan bertengkar karena masalah warna, enak atau tidak enak, nyaman atau tidak nyaman, dan hal-hal lainnya.
Sadari maksud utama kamu berteman, bersahabat, berpacaran atau berkeluarga.
Komentar
Posting Komentar