Ada sebuah cerita mengenai Lu Dongbin menjadi dewa, dan hendak mewariskan kekuatan gaibnya kepada seorang murid yang tidak mempunyai sifat serakah. Untuk menemukan murid yang sesuai dengan kriterianya, Lu Dongbin memikirkan sebuah rencana dan merubah dirinya menjadi seorang tua yang menjual kue bola manis. Ia memasang satu tulisan di kiosnya: "Satu koin - satu kue bola, dua koin - makan sepuasnya". Banyak orang datang makan kue bolanya hari itu, tetapi tidak ada yang membayar satu koin untuk satu kue bola, semua memilih dua koin agar dapat makan sepuasnya. Hari semakin larut, tiba-tiba datang Seorang anak muda dan membayar satu koin, memakan satu kue bola manis, lalu segera meninggalkan tempat. Lu Dongbin merasa senang dengan pembeli tersebut, lalu ia berusah mengejarnya dan bertanya pada orang itu, "Mengapa Anda tidak membayar dua koin dan bisa makan sepuasnya?" Anak muda itu menjawab dengan menyesal, "Saya hanya mempunyai sisa satu ko...
"And delivered His strength into captivity, and His glory into the enemy's hand."