Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Seorang Pemuda

Dahulu kala disebuah kerajaan, tinggal lah seorang pemuda yang sangat pintar, apapun yang ia dengar ia ingat, apapun yang ia lihat ia hafal, apapun yang ia baca ia mengerti dan apapun yang ia pelajari ia pahami. Tak seorang pun di kerajaan tersebut yang dapat menandingin kepintarannya. Di umur yang masih muda ia telah membaca banyak sekali buku dari berbagai macam ilmu, buku-buku itu disusun menjadi sebuah perpustakaan besar dirumahnya. Para penduduk kerajaan tersebut sering menanyakan hal-hal yang sulit dan tidak mereka mengerti kepadanya pun juga orang-orang kerajaan, mereka suka bertanya tentang masalah-masalah hukum, kejadian alam, sakit-penyakit dll. Karena jawaban yang ia berikan membantu kerajaan tersebut, nama pemuda itu pun termasyur sampai keluar kerajaan. Banyak orang-orang di luar kerajaan yang berdatangan untuk menanyakan masalahnya atau sekedar bertemu dan berbicara kepadanya, dan mereka pun takjub dengan apa yang ia ketahui. Karena selalu dipuji, timbul lah perasaan ...

Yusuf

Yusuf adalah nama yang berarti "Mudah-mudahan TUHAN menambah seorang anak laki-laki lagi bagiku.". Saat Yakub ayah Yusuf pergi dari Laban untuk kembali ke Tanah Kanaan tempat dimana Ia sebelumnya tinggal Laban mengejar mereka, dan untuk melindungi Yusuf, Yakub menempatkannya bersama dengan Rahel ditempat paling belakang. Pada umur tujuh belas tahun, Yusuf telah biasa menggembalakan kambing domba bersama saudaranya, karena begitu besar kasih Yakub kepada Yusuf, Yusuf diperlakukan lebih dari pada saudaranya yang lain. Ia dibuatkan jubah yang maha indah oleh Yakub sementara yang lain tidak. Saudara-saudaranya semakin benci kepadanya karena cerita dari mimpinya dan mereka tidak mau menyapanya dengan ramah. Pada suatu kali saat saudara-saudaranya menggembalakan kambing domba ayahnya dekat Sikhem, disuruhlah Yusuf untuk pergi  kepada saudara-saudaranya. Ia pergi dari Hebron ke Sikhem yang berjarak 50 Mile, sesampainya disana Ia tidak menemukan mereka, Ia berjalan kesana-kesini...