Dahulu kala, pada masa India kuno, ada seorang raksasa jahat yang memiliki kastel besar menghadap ke laut. Karena selama bertahun-tahun sang raksasa pergi berperang, anak-anak di desa sekitar kerap datang dan bermain dengan penuh kegembiraan di taman indah milik sang raksasa. Suatu hari, sang raksasa kembali dan mengusir semua anak dari tamannya. 'Jangan pernah datang lagi!' teriaknya sambil mengempaskan pintu dari kayu ek yang besar dengan jijik. Kemudian, dia membuat tembok pualam besar di sekeliling taman agar anak-anak tidak dapat masuk. Musim dingin datang membawa angin dingin yang menusuk, yang biasa terjadi di bagian paling utara subkontinen India, dan sang raksasa berharap kehangatan akan segera datang. Musim semi pun tiba, mendatangi desa yang terbentang di bawah kastelnya. Namun, cengkeraman musim dingin enggan meninggalkan tamannya. Kemudian, suatu hari, sang raksasa akhirnya mencium wangi musim semi dan merasakan sinar matahari menerobos jendelanya. 'Musim semi ...
"And delivered His strength into captivity, and His glory into the enemy's hand."