Dulu pernah saya berpikir akan kemanakah saya bila saya hilang ingatan ? apakah saya akan pulang ke rumah, ke rumah ibadah, ke rumah teman, ke warnet, ke kampus, ke taman, atau saya akan luntang-lantung di jalan karena tidak ada tujuan. Sebenarnya apa sih yang paling diingat oleh pikiran saya ? apakah saya mengingat orang tua, Tuhan, teman, guru atau saya tidak ingat apa-apa dan akan merasa seperti apa saya saat itu ?. Saya menuliskan hal ini karena kemarin saya mendengarkan khotbah minggu ko Yosua yang membahas tentang "Tujuan". Pokok khotbah tersebut adalah 4 "as" : jelas, kualitas, komunitas dan keatas. Dari khotbah tersebut saya merenungkan bahwa tidak hanya orang yang lupa ingatan yang dapat tersesat tetapi juga orang yang sadar, orang yang sadar tetapi tidak ada tujuan atau orang yang mempunyai tujuan tetapi tidak tahu cara sampai tujuan. Jelas, ko Yosua menganalogikannya dengan koper. Koper memiliki banyak ukuran, untuk menggunakan koper yang tepat kit...
"And delivered His strength into captivity, and His glory into the enemy's hand."