Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Terserah

Salah satu faktor penting dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Kecakapan seseorang dalam berkomunikasi seperti; penggunaan kata, gerak tubuh dan intonasi mempengaruhi hubungan kekerabatan antara sang pembicara dan teman bicaranya. Kata-kata yang memiliki makna ganda atau tidak memiliki maksud yang jelas dalam percakapan, akan menghambat penyampaian maksud yang ingin disampaikan. Salah satu contoh kata yang memiliki banyak arti dan sangat sering digunakan adalah "Terserah". Kata terserah yang sering dipergunakan dalam keseharian memiliki banyak arti, antara lain: sebuah kepercayaan, keputus-asaan, ketidakpedulian atau luapan emosi. Bila kata terserah benar-benar digunakan dengan positif, maka arti terserah pada penggunaannya adalah "sebuah kepercayaan" yang diberikan, tentu hasil dari sebuah kepercayaan dapat berupa penghargaan atau kekecewaan. Bagaimanapun, inti dari sebuah percakapan adalah hubungan yang lebih baik sehingga baik hasilnya sesuai dengan harap...

Ingatan Matahari

Bukan air mata tetapi darah. Bukan hanya penderitaan tetapi maut. Hari itu aku melihat semua kepalsuan dari yang menggebuh-gebuh, keramaian dikota raja, tetesan darah disepanjang jalan. Tiga kayu terpancang, dua orang tersalib. Siapakah yang terlupa? Siapakah yang tersisih? Saat aku berada tepat ditengah cakrawala barulah ku lihat siapa Dia yang terlupa, siapa Dia yang tersisih. WajahNya tidak tampak padaku begitu samar dengan darah. Saat ku lihat Ia telah tersalib di tengah dan menggenapi jumlah kayu yang terpancang, ku tutup mataku. Aku tak tahan melihatNya dan mereka pun tak dapat melihatku. Bumi bergoncang, Seorang Agung mendapatkan yang tidak semestinya. Kini telah ratusan ribu hari berlalu, setiap pagi aku bersemangat untuk menceritakan kemuliaanNya melalui cahayaku, setiap pagi aku bersukacita melihat benih-benih gandum yang terus tumbuh;  benih-benih gandum yang Ia sayangi, benih-benih gandum yang karenanya Ia relah mati.

Kamu

Dengan kata-kata aku ingin melukismu, khayalku Dengan kata-kata aku ingin bercerita, pikirku Dengan kata-kata aku ingin berbicara, takutku Tapi kata-kata itu tak terlukis Kata-kata itu tak terceritakan Dan kata-kata itu tak berbicara padamu Begitu dekat sampai menjadi jauh Begitu hangat sampai menjadi dingin Begitu ramai sampai menjadi sepi Kiranya surya menyampaikan hangatku Kiranya bintang menyampaikan terangku Hangat yang tak dapat kuberikan Terang yang tak dapat ku pancarkan

Papa

Dia pernah menjadi bayi Dia pernah menjadi anak kecil Dia pernah menjadi remaja Dia juga pernah menjadi seorang pemuda Bayi yang kecil sukacita keluarga Anak kecil yang nakal dan menyenangkan keluarga Remaja yang pintar dan mempunyai banyak akal Pemuda yang pantang menyerah meski kerap gagal dalam usahanya Papa itu contoh keteguhan Papa itu contoh sayang keluarga Papa itu contoh kesederhanaan Papa itu contoh kelemah-lembutan dan kekuatan seorang pria Pagi hari tak akan pernah cerah tanpa tanda dari sang embun Sang embun takkan pernah ada tanpa nyala dari sang surya Meski tetesan tapi dia menyejukkan 2016-03-28