Beberapa minggu lalu, mama saya pulang ke Bangka untuk mengurus pembuatan kubur papa. Ada momen menarik sebelum mama pergi pulang ke Bangka, yaitu pada waktu ia pamit dengan cucunya Rachel. Waktu itu karena mama akan pulang Bangka pada hari sabtu maka hari sebelumnya saya jemput mama dari rumah cece agar bisa mempersiapkan barang-barang yang perlu dibawa ke Bangka. Waktu mama saya bilang ke cucunya kalau ia mau pulang kerumah (Bekasi) karena ingin ke Bangka, sang cucu mulai terlihat murung, wajahnya muram dan terlihat dia tidak suka dengan apa yang ia dengar. Pada waktunya pulang saya melihat keponakan saya itu baring-baring dilantai, cembetut dan hal-hal lain menyatakan kalau dia nga suka. Waktu mama keluar dari pintu rumah pun dia tidak mengantarkan sampai pintu berbeda dengan adiknya. Dari hal ini saya melihat bahwa setiap orang baik yang sudah dewasa atau bahkan masih kecil punya seseorang yang sangat dicintai dan disayanginnya. Mungkin dia adalah orang tua mu, kakak mu, adik mu,...
"And delivered His strength into captivity, and His glory into the enemy's hand."