Keberhasilan menaklukan kota besar Yerikho tidak menjamin keberhasilan menaklukkan kota kecil berikutnya yang bernama Ai. Seperti pernikahan harus dipertahankan dan diusahakan; dan seperti keselamatan harus dikerjakan, bidang usaha/bisnis harus diusahakan – demikian juga dengan keberhasilan. Tidak ada jaminan atau 1 kali berhasil tetap berhasil jika tidak evaluasi diri dan berjaga-jaga sambil melihat keadaan. Aplikasinya terlalu luas jika harus membahas satu persatu seperti pernikahan, dagang, pekerjaan, keselamatan. Tapi saya akan narrow it down dalam hal rohani khususnya yang kita lihat dari contoh kasus kemenangan Yosua dan bangsa Israel dalam berperang melawan kota-kota. Mereka pergi melawan orang Yerikho dengan suatu strategi yang dibisikkan Tuhan kepada kapten mereka, Yosua. Kemenangan besar terjadi, bangsa-bangsa gentar, dan dada mereka melembung lebih maju. Kemudian majulah mereka untuk berperang kecil-kecilan melawan kota kecil yang namanya juga sangat kecil. Tetapi, alamak...
"And delivered His strength into captivity, and His glory into the enemy's hand."