Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2009

Sang Pendusta

Hidup ku bagai kicau burung Tak perlu engkau memperhatikan keindahan suaraku toh nanti esok atau lusa aku akan berkicau lagi Untuk banyak hal enggan sebenarnya aku berkicau Aku berjanji untuk tidak berkicau selalu Sehingga kicau ku tak menjadi suara bising angin Setiap kicauan adalah kata dalam hati ku Aku ingin memberinya keindahan Aku ingin memberinya makna Tapi tetap kicau ku terbang Terbang bersama angin Aku heran Hatiku terusik ada seseorang yang selalu menganggap kicau ku sebuah keindahan Dia menganggap aku burung yang indah sedangkan ku lihat tubuh penuh luka

Sang Pengusir Setan

Aku seorang yang mengusir setan dalam namaNya. Aku sangat percaya akan KuasaNya, aku melihat Ia yang disebut Yesus begitu ajaib dan maha kuasa. Didalam namaNya roh jahat tunduk, berlutut dan takjub. Aku pernah bertemu dengan murid-muridNya, aku dicegah melakukan itu. Aku sedih hatiku piluh karena aku sangat percaya akan namaNya, "Mengapa aku harus berhenti memuliakan namaNya?". Dia yang begitu berkuasa pun tidak mencegahku, Dia mengasihiku bahkan Dia menganggapku dipihakNya. Hatiku bersorak-sorai tapi mataku menangis, "Mengapa mataku terus mencucurkan air mata?". Begitu hangat kasihNya padaku, begitu lembut kata-kata yang dikatakanNya padaku.